- September 26, 2026
- Posted by: Pujoko
- Categories: Berita, Kabar Aum
PDMKOTAMADIUN.OR.ID— Komisi I DPR RI turut ambil bagian dalam 1st International Conference on SDGs, Innovation, Global, and Local Challenge (ICSIGC 2026) yang diselenggarakan oleh Universitas Muhammadiyah Jawa Timur (UMJT).
Partisipasi tersebut ditandai dengan keikutsertaan H. Anton Sukartono Suratto, M.Si., Wakil Ketua Komisi I DPR RI, yang membawa kajian berjudul “Participatory Governance dalam Pembentukan Undang-Undang Pelindungan Data Pribadi.”
Kehadiran Wakil Ketua Komisi I DPR RI dalam konferensi internasional tersebut menjadi bagian dari ruang pertukaran gagasan antara pembuat kebijakan, akademisi, peneliti, mahasiswa, dan praktisi.
Kajian yang dibawakan Ketua Komisi I DPR RI mengangkat isu partisipasi publik dalam proses pembentukan Undang-Undang Pelindungan Data Pribadi (UU PDP) dengan menggunakan perspektif Participatory Governance dan Deliberative Democracy.
Penelitian tersebut menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan strategi studi kasus.
Kajian diarahkan untuk menelaah bagaimana DPR RI membangun partisipasi publik substantif dalam proses legislasi sebagai bagian dari prinsip democratic governance, serta bagaimana masukan publik turut menjadi bagian dalam proses pembentukan UU PDP.
Dalam kajian tersebut, partisipasi publik ditempatkan sebagai salah satu unsur penting dalam proses pembentukan peraturan perundang-undangan. Kerangka hukum nasional memberikan ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan masukan secara lisan maupun tertulis dalam proses penyusunan undang-undang.
Kajian tersebut juga melihat proses partisipasi publik dalam pembentukan UU PDP dari aspek keterwakilan peserta, hubungan antaraktor, argumentasi yang disampaikan, serta etika komunikasi dalam proses legislasi.
Membawa Isu Legislasi Nasional ke Forum Internasional
Keikutsertaan Anton Sukartono Suratto menjadi salah satu bagian dari rangkaian akademik ICSIGC 2026 yang mengusung tema “Reimagining SDGs Through Social and Humanistic Perspectives.”
Konferensi ini menghadirkan berbagai pembahasan mengenai pembangunan berkelanjutan dari perspektif sosial dan humaniora, termasuk Public Policy and Governance dan Digital Society yang menjadi salah satu subtema konferensi.
Kajian mengenai Participatory Governance dalam pembentukan UU PDP memiliki keterkaitan dengan isu tata kelola pemerintahan dan perkembangan masyarakat digital.
Pelindungan data pribadi menjadi salah satu aspek penting dalam membangun tata kelola digital yang memberikan perhatian terhadap hak masyarakat serta perkembangan teknologi.
Melalui forum internasional tersebut, isu kebijakan publik dan legislasi nasional dapat didiskusikan dalam lingkungan akademik yang mempertemukan berbagai perspektif dari Indonesia maupun negara lain.
Hadirkan Keynote Speaker Internasional
Selain keikutsertaan Wakil Ketua Komisi I DPR RI, ICSIGC 2026 menghadirkan sejumlah international keynote speakers dari berbagai negara dan institusi.
Para keynote speaker tersebut meliputi Prof. Denise L. Spitzer, Ph.D. dari University of Alberta, Kanada; Assistant Prof. VI Amelyn Ladora dari City College of Ormoc, Filipina; Associate Professor Dr. Mohd Yusri Ibrahim dari Universiti Malaysia Terengganu, Malaysia; serta Dr. Rahma Santhi Zinaida dari Sunway University, Malaysia.
Dari Indonesia, konferensi menghadirkan Prof. Dr. Sofyan Anif, M.Si. dari Universitas Muhammadiyah Jawa Timur dan Prof. Dr. Achmad Nurmandi, M.Sc. dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta sebagai international keynote speakers.
Kehadiran para pembicara tersebut mempertemukan perspektif akademik dari Indonesia, Kanada, Filipina, dan Malaysia dalam membahas berbagai tantangan pembangunan global dan lokal.
*Didukung International and Scientific Advisory Board*
ICSIGC 2026 juga didukung oleh jajaran International & Scientific Advisory Board yang berasal dari berbagai perguruan tinggi dan institusi dari Kanada,Singapura, Malaysia,Philipina, Dan Indonesia.
Jajaran tersebut terdiri atas Dr. Helmy Muhammad, MA dari Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM); Nor Isma, Ph.D., Research Fellow Asian Research Institute–National University of Singapore; Assistant Prof. Amelyn Laro dari Institute of International Research Assistance/SEACAF;Prof. Denise L. Spitzer, Ph.D. dari University of Alberta, Canada;Prof. Dr. Achmad Nurmandi, M.Sc.; Prof. Ir. Sarjito, M.T., Ph.D.; Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum.; Prof. Dr. Budi Murtiyasa, M.Kom.; Prof. Dr. dr. Alina Dewi, M.Kes., AAK; Associate Professor Dr. Mohd Yusri Bin Ibrahim; Prof. Elli Nurhayati, M.PH., Ph.D. serta Dr. Wariyatin, S.Sos., M.AAPD dari Universitas Muhammadiyah Jawa Timur.
Posisi Advisor konferensi dipercayakan kepada Prof. Dr. Sofyan Anif, M.Si., Rektor Universitas Muhammadiyah Jawa Timur.
Sementara itu, Dr. Fajar Junaedi, S.Sos., M.Si. dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta dipercaya sebagai Steering Committee Chair. Posisi Conference Chair diemban Nuril Endi Rahman, S.Sos., MA. dari Universitas Muhammadiyah Jawa Timur, sedangkan posisi Co-Chairs diisi Malik Ibrahim, S.Sos., M.Sos. dan Galih Wiratmoko, M.Kom., keduanya dari Universitas Muhammadiyah Jawa Timur.
*Diikuti Peserta dari Berbagai Perguruan Tinggi dan Institusi*
Jangkauan ICSIGC 2026 juga terlihat dari keberagaman afiliasi peserta yang telah mendaftar. Peserta berasal dari berbagai perguruan tinggi, institusi pendidikan, dan sektor profesional.
Sejumlah institusi yang tercatat dalam pendaftaran antara lain Universitas Muhammadiyah Jawa Timur (UMJT), Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Universitas Bina Darma, Varee Chiang International School, Universitas Muhammadiyah Klaten, Universitas Indonesia, Universitas Hasanuddin, Universitas Negeri Jakarta, Universitas Padjadjaran (UNPAD), Universitas Dian Nuswantoro, Universitas Riau, Universiti Muhammadiyah Malaysia, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), PT PLN Indonesia Power UBP Bali, Universitas Sumatera Utara, dan Universitas Gadjah Mada (UGM).
Keberagaman afiliasi tersebut menunjukkan keterlibatan berbagai lingkungan akademik dan profesional dalam konferensi. Perguruan tinggi negeri, perguruan tinggi swasta, institusi pendidikan internasional, serta sektor profesional turut menjadi bagian dari ruang pertukaran gagasan yang dibangun melalui ICSIGC 2026.
*Forum Pertukaran Gagasan Global dan Lokal*
ICSIGC 2026 dirancang sebagai forum akademik internasional yang mempertemukan researchers, academics, students, practitioners, dan policymakers untuk bertukar gagasan, hasil penelitian, serta inovasi dalam menghadapi tantangan pembangunan global dan lokal.
Konferensi mengangkat sejumlah subtema, antara lain Social Justice and Inequality, Cultural Perspectives on Sustainability, Corporate Social Responsibility and Social Impact, Public Policy and Governance, Education for Sustainable Development, Digital Society, serta Community Development and Innovation.
Selain menjadi ruang presentasi penelitian, ICSIGC 2026 juga membuka peluang publikasi bagi artikel yang sesuai dengan cakupan dan memenuhi persyaratan jurnal mitra.
Dengan mempertemukan akademisi, peneliti, mahasiswa, praktisi, pembuat kebijakan, serta peserta dari berbagai institusi, ICSIGC 2026 menjadi ruang untuk memperluas pertukaran pengetahuan mengenai pembangunan berkelanjutan sekaligus mempertemukan perspektif global dan lokal.
ICSIGC 2026 akan dilaksanakan secara daring melalui Zoom pada 20–21 Oktober 2026.
Melalui penyelenggaraan konferensi ini, UMJT membuka ruang dialog akademik yang mempertemukan kebijakan publik, penelitian, inovasi, dan pembangunan berkelanjutan.
Keikutsertaan Wakil Ketua Komisi I DPR RI dengan kajian “Participatory Governance dalam Pembentukan Undang-Undang Pelindungan Data Pribadi” menjadi salah satu bagian dari kontribusi pemikiran dalam forum akademik internasional tersebut.
Pendaftaran dan pengiriman abstrak ICSIGC 2026 masih dibuka melalui laman resmi konferensi di https://conferences.umjt.ac.id.
Konferensi terbuka bagi akademisi, peneliti, mahasiswa, praktisi, dan pemangku kebijakan yang ingin mempresentasikan hasil penelitian dan gagasan terkait tema pembangunan berkelanjutan.
Informasi mengenai pendaftaran, ketentuan abstrak, biaya registrasi, serta agenda konferensi dapat diperoleh melalui laman resmi ICSIGC 2026.