- July 26, 2026
- Posted by: PDM KOTA MADIUN
- Categories: Berita, Kabar Persyarikatan
PDMKOTAMADIUN.OR.ID – Komitmen dalam meningkatkan kualitas sumber daya amil terus diwujudkan Lazismu Kota Madiun. Sebanyak tiga amil terbaik mengikuti Sertifikasi Amil Lazismu Tahun 2026 yang diselenggarakan Lazismu Jawa Timur bekerja sama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) PP Muhammadiyah dan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) RI pada 24–25 Juli 2026 di UPT Peningkatan Tenaga Kerja Kesejahteraan Sosial, Dinas Sosial Kota Malang, Jawa Timur.
Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kompetensi dan profesionalisme amil Lazismu se-Jawa Timur agar mampu mengelola dana zakat, infak, dan sedekah secara lebih amanah, akuntabel, dan transparan. Melalui sertifikasi berbasis standar nasional, para peserta mengikuti uji kompetensi yang menilai aspek pengetahuan, keterampilan, dan sikap kerja sebagai amil profesional.
Direktur Utama Lazismu PP Muhammadiyah sekaligus Assesor sertifikasi, Barry Aditya, S.Psi., menegaskan bahwa sertifikasi bukan sekadar memenuhi persyaratan administratif, melainkan menjadi bukti kompetensi dan integritas seorang amil.
“Sertifikasi amil bukan sekadar memenuhi persyaratan administratif, melainkan menjadi bukti bahwa amil memiliki kompetensi, etika profesi, dan komitmen untuk mengelola dana umat secara akuntabel dan transparan. Kepercayaan masyarakat adalah modal utama lembaga zakat, sehingga kualitas SDM harus terus ditingkatkan,” ujarnya.
Ketua Badan Pengurus Lazismu Kota Madiun, Mulyadi, S.Sos., mengungkapkan bahwa pihaknya mengirimkan tiga delegasi terbaik sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Amil (SDA). Ketiga delegasi tersebut ialah saya sendiri selaku Ketua BP Lazismu Kota Madiun. Fatah Ar Rosyid (Manajer Keuangan), dan Ady Setyabudi (Manajer Program Pendayagunaan dan Pendistribusian).
“Keikutsertaan ini merupakan bagian dari komitmen Lazismu Kota Madiun untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya amil sehingga mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tutur Mulyadi.
Melalui sertifikasi ini, Lazismu Kota Madiun berharap semakin memiliki amil yang profesional, kompeten, dan berintegritas dalam menjalankan amanah pengelolaan dana zakat. Dengan demikian, tata kelola lembaga semakin kuat, kepercayaan masyarakat terus meningkat, serta berbagai program pemberdayaan dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi umat.