- April 14, 2026
- Posted by: Pujoko
- Categories: Berita, Kabar Aum
Dr. Eny Pemilu Kusparlina, M.Kes, dosen Prodi Administrasi Kesehatan UMMAD memperoleh hibah dana penelitian (riset) dari Ditjen Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek.
Proposal riset yang dibuat Dr.Eny yang juga Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) UMMAD tersebut berjudul Determinasi Sosial Defisiensi Zinc dan Kerentanan Kesehatan Anak Usia Dini di Daerah Gizi Kurang: Kajian Sosiologi Kesehatan
Dr. Eny mendapat hibah dana riset untuk Kategori Penelitian Kompetitif dengan skema penelitian Penelitian Fundamental Reguler.
“Alhamdulillah, dengan penuh rasa syukur saya panjatkan ke hadirat Allah SWT atas amanah dan kepercayaan yang diberikan melalui pendanaan Proposal Penelitian Fundamental dari Kemendiktisaintek,” ujar Dr.Eny.
Disampaikan Dr. Eny, raihan hibah dana riset ini melibatkan ketekunan, kolaborasi dan dukungan berbagai pihak.
“Semoga penelitian ini dapat memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya dalam bidang yang saya tekuni, serta memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat,” terang Dr.Eny.
Defisiensi Zinc
Menurut Dr.Eny, kekurangan (defisiensi) mikronutrien, khususnya zinc, masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang serius pada anak usia dini di Indonesia, terutama di wilayah rawan gizi kurang.
“Zinc memiliki peran esensial dalam proses pertumbuhan linear, pematangan sistem imun, fungsi enzimatik, serta perkembangan kognitif anak,” terang Dr.Eny.
Disampaikan Dr.Eny kekurangan zinc pada periode emas kehidupan (6–59 bulan) terbukti berkontribusi terhadap meningkatnya kejadian stunting, diare berulang, infeksi saluran pernapasan akut.
“Serta gangguan perkembangan anak yang berdampak jangka panjang terhadap kualitas sumber daya manusia,” terang Dr. Eny. (*)