- October 27, 2026
- Posted by: PDM KOTA MADIUN
- Categories: Berita, Kabar Aum, Kabar Persyarikatan
MADIUN — Mengenalkan profesi sekaligus menumbuhkan keberanian bermimpi sejak dini menjadi bagian penting dalam pendidikan anak. Melalui kegiatan Doctors Inspiration Class, MI Muhimma (MI Muhammadiyah Kota Madiun) menghadirkan dua dokter dari RSI Siti ‘Aisyiyah Kota Madiun untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, dan motivasi kepada para siswa, Senin (26/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung di MI Muhimma, Jalan Semeru No. 4, Kota Madiun, Jawa Timur, ini menjadi sarana bagi siswa untuk mengenal lebih dekat profesi dokter, memahami perjalanan dalam meraih cita-cita, serta belajar tentang pentingnya ilmu pengetahuan dan kepedulian terhadap sesama.
Dua dokter hadir dengan materi yang disesuaikan dengan jenjang kelas. dr. Nur Indah Permatasari, dokter umum, berbagi inspirasi bersama siswa kelas 1–3, sedangkan drg. Rr. Nektara Dianastri, dokter gigi, memberikan edukasi kepada siswa kelas 4–6. Pembagian sesi ini membuat materi lebih dekat dengan pengalaman dan kebutuhan belajar anak sesuai tahap perkembangannya.
Dari Pengalaman Menolong Masyarakat hingga Menumbuhkan Cita-Cita
Dalam sesi bersama siswa kelas 1–3, dr. Nur Indah Permatasari tidak hanya mengenalkan tugas seorang dokter, tetapi juga membagikan pengalaman nyata ketika menjalankan profesinya. Ia menceritakan keterlibatannya dalam membantu korban bencana alam, seperti banjir, serta memberikan pengobatan dan edukasi kepada anak-anak di panti asuhan.
Pengalaman tersebut memperlihatkan kepada siswa bahwa profesi dokter bukan sekadar pekerjaan untuk mengobati orang sakit. Di baliknya terdapat kepedulian, empati, dan tanggung jawab untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.
“Saya pernah menolong korban bencana alam seperti banjir, juga memberikan pengobatan serta edukasi kepada anak-anak di panti asuhan,” ungkap dr. Nur Indah Permatasari saat berbagi pengalaman dengan para siswa.
Kisah tersebut memberikan gambaran nyata bahwa ilmu yang dipelajari dapat menjadi bekal untuk memberikan manfaat bagi orang lain. Siswa pun diajak memahami bahwa menjadi dokter membutuhkan proses panjang, ketekunan dalam belajar, dan kemauan untuk terus mengembangkan diri.
Suasana kegiatan berlangsung interaktif. Antusiasme siswa terlihat dari keberanian mereka mengajukan pertanyaan dan menceritakan cita-cita masing-masing. Salah satunya, Hafi’, yang mengajukan pertanyaan menarik tentang apakah tulang yang patah dapat menyambung dengan sendirinya.
Pertanyaan sederhana tersebut menunjukkan rasa ingin tahu anak terhadap tubuh manusia dan dunia kesehatan. Melalui kesempatan ini, siswa didorong untuk tidak takut bertanya, berani menyampaikan pendapat, dan terus menggali pengetahuan tentang hal-hal yang mereka temui dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam pesannya, dr. Nur Indah memotivasi siswa agar rajin belajar dan menikmati setiap proses belajar yang dijalani.
“Belajar itu asyik. Anak-anak harus rajin belajar dan tidak boleh malas, karena kemalasan tidak akan membantu mewujudkan cita-cita,” pesannya.
Motivasi tersebut menegaskan bahwa cita-cita tidak cukup hanya diucapkan, tetapi perlu diiringi usaha, kedisiplinan, dan semangat untuk terus belajar sejak dini.
Mengenal Dunia Kedokteran dan Pentingnya Menjaga Kesehatan
Sementara itu, siswa kelas 4–6 mendapatkan wawasan dari drg. Rr. Nektara Dianastri mengenai profesi dokter gigi dan dunia kedokteran. Melalui sesi ini, siswa diajak mengenal peran dokter dalam menjaga kesehatan, memahami bahwa dunia medis memiliki beragam bidang profesi, serta mengetahui bahwa setiap profesi membutuhkan pendidikan dan persiapan yang sungguh-sungguh.
Pengenalan tersebut membantu siswa memahami bahwa perjalanan menjadi dokter berlangsung melalui tahapan pendidikan, latihan profesional, dan pengalaman yang terus berkembang. Mereka juga diajak menyadari bahwa seorang dokter tidak hanya membutuhkan pengetahuan, tetapi juga kejujuran, kedisiplinan, kesabaran, kerendahan hati, empati, dan tanggung jawab.
Pesan tersebut penting bagi siswa yang sedang membangun gambaran tentang masa depan. Apa pun cita-cita yang ingin diraih, karakter yang baik dan kebiasaan belajar yang positif merupakan bekal penting untuk mencapainya.
Sinergi Pendidikan dan Kesehatan untuk Menginspirasi Generasi Muda
Pelaksanaan Doctors Inspiration Class menunjukkan bahwa pembelajaran dapat berlangsung lebih bermakna ketika siswa memperoleh kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan praktisi di dunia nyata. Kehadiran dokter dari RSI Siti ‘Aisyiyah Kota Madiun memperkaya pengalaman belajar siswa MI Muhimma, sekaligus mendekatkan dunia pendidikan dengan pelayanan kesehatan.
Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya mendapatkan pengetahuan tentang profesi dokter, tetapi juga belajar mengenai nilai kemanusiaan, kepedulian terhadap sesama, dan pentingnya memberikan manfaat bagi lingkungan. Pengalaman para dokter menjadi sumber inspirasi yang membantu anak-anak melihat bahwa cita-cita dapat diraih melalui proses, kerja keras, doa, dan kemauan untuk terus belajar.
Bagi MI Muhimma, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan pembelajaran yang kontekstual, inspiratif, dan relevan dengan kehidupan. Siswa didorong untuk berani bermimpi, mengenali potensi diri, serta membangun kebiasaan positif yang mendukung masa depan mereka.
Dengan menghadirkan pengalaman nyata dari dunia profesi, MI Muhimma berharap para siswa semakin termotivasi untuk belajar dengan gembira, menjaga kesehatan, dan tumbuh menjadi generasi yang berilmu, berkarakter, serta peduli terhadap sesama.
MI Muhimma — Dari MI Muhimma, dengan Ilmu, Adab, dan Cinta.
Penulis: Lilik Mustofiyah