PDMKOTAMADIUN.OR.ID – Mahasiswa Prodi Ilmu Aktuaria UMJT (Universitas Muhammadiyah Jawa Timur) mengikuti kerja praktik (magang) di BPJS Kesehatan Kantor Cabang Madiun.

Mereka adalah Hafizah, Elok Puspita Hapsari dan Faradila Kartika Sari. Kerja praktik yang mereka Jalani berlangsung selama satu bulan, 10 Agustus hingga 10 September 2026.

Mereka melakukan kerja praktik pada dua bagian kerja yaitu Penjaminan Manfaat dan Utilisasi (PMU) serta bagian Kepesertaan.

Hafizah dan Elok Puspita Hapsari melakukan praktik di bagian PMU. Sedang Faradila Kartika Putri pada bagian Kepesertaan.

Hafizah menyampaikan selama pelaksanaan magang, mahasiswa mendapatkan pekerjaan yang terkait dokumen, data, dan administrasi.

Misalnya pemeriksaan berkas Program Pengelolaan Penyakit Kronis (PROLANIS), mahasiswa memperoleh pengalaman dalam melihat kelengkapan dokumen dalam suatu berkas. 

Dokumen atau bagian yang masih kurang dicatat agar dapat diketahui dan ditindaklanjuti sesuai dengan kebutuhan.

“Pekerjaan ini membuat mahasiswa lebih terbiasa memperhatikan isi berkas secara menyeluruh dan teliti,” terang Hafizah.

Sementara itu, Elok menerangkan, pekerjaan lain yang dikerjakan adalah koreksi nota BBM serta pengiriman dan koreksi surat. Dari pekerjaan tersebut, mahasiswa mendapatkan pengalaman dalam menangani berbagai dokumen administrasi yang digunakan dalam kegiatan kantor.

“Kegiatan ini juga memberikan pemahaman bahwa ketepatan informasi dan kelengkapan dokumen perlu diperhatikan sebelum suatu dokumen digunakan atau dikirim,” ujar Elok.

WFH

Selain bekerja di kantor, mahasiswa magang juga melaksanakan Work From Home (WFH) setiap hari Rabu. Melalui WFH tersebut, mahasiswa belajar menyelesaikan pekerjaan secara mandiri dari tempat masing-masing dengan mengikuti arahan yang diberikan. 

“Komunikasi dengan pegawai tetap dilakukan apabila terdapat pekerjaan yang perlu dikonfirmasi,” ujar Faradila.

Mereka sepakat dengan pemahaman bahwa dari berbagai pekerjaan yang dilakukan selama magang memberikan gambaran mengenai lingkungan kerja di instansi. 

Mahasiswa menjadi lebih terbiasa mengikuti alur pekerjaan, berkomunikasi dengan pegawai, dan menyelesaikan tugas sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan.

“Kegiatan magang juga membantu mahasiswa mengembangkan sikap kerja. Ketelitian diperlukan ketika menangani data dan dokumen, sedangkan kedisiplinan dan tanggung jawab diperlukan agar pekerjaan dapat diselesaikan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan. Pengalaman tersebut menjadi bekal bagi mahasiswa untuk menghadapi lingkungan kerja di kemudian hari,” ujar Hafizah.

Dosen Pembimbing Lapangan, Putri Balqis Al Kubro, M.Mat menerangkan penempatan pada kedua bagian tersebut memberikan pengalaman yang lebih luas kepada mahasiswa dalam memahami proses kerja di BPJS Kesehatan, baik terkait administrasi kepesertaan maupun penjaminan dan pemanfaatan pelayanan kesehatan.

“Pengalaman magang di kedua bagian tersebut diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih nyata mengenai pentingnya data dalam pengelolaan program jaminan kesehatan kepada mahasiswa,” terang Balqis. (*)



Leave a Reply