MADIUN – Universitas Muhammadiyah Jawa Timur (UMJT) memulai program UMJT Bookpreneur 2026, program akselerasi karya akademik dosen yang mengintegrasikan pembekalan, penulisan, pendampingan, editing hingga penerbitan buku.

Wakil Rektor I UMJT, Dr. Fajar Junaedi, M.Si menerangkan, program UMJT Bookpreneur 2026 dilaksanakan untuk merespon kebutuhan buku yang berperan strategis dalam membangun rekam jejak akademik dosen, mendukung pengembangan karier dan perolehan angka kredit, memperkuat reputasi institusi.

“Serta memperluas kontribusi perguruan tinggi bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan masyarakat,” ujar Dr.Fajar Junaedi.

Pelaksanaan program UMJT Bookpreneur 2026 ini bekerjasama dengan Intrans Publishing, Malang yang menyediakan dukungan editorial, proses penerbitan, skema royalti, serta jaringan distribusi dengan toko buku.

“Kolaborasi ini memberikan peluang bagi dosen UMJT untuk menghasilkan buku yang memenuhi standar penerbitan, memperoleh ISBN, memiliki akses pasar yang lebih luas, serta berpotensi memberikan manfaat finansial melalui mekanisme royalty,” ujar Fajar Junaedi.

44 Buku

Komite UMJT Bookpreneur 2026, Malik Ibrahim, M.Sos menerangkan untuk program UMJT Bookpreneur 2026 perdana ini, ada 40 rencana buku yang berasal daru dosen UM Jatim.

Ada tiga tahap penyelenggara program UMJT Bookpreneur 2026 mulai dari sosialisasi dan materi melalui workshop penulisan buku

“Tahap kedua, proses penulisan naskah secara mandiri yang dilakukan selama satu bulan oleh peserta. Di tahap ini, peserta akan menulis buku sesuai yang didaftarkan, dan melakukan proses bimbingan,” ujar Malik Ibrahim.

Tahap 3 pelaksanaan boot camp penulisan buku diikuti peserta penulisan buku yang akan membahas mulai draft, editing kontrak dengan penerbit, dan produksi dan distribusi bagi naskah yang lolos.

“Harapan kami output dari progam UMJT Bookpreneur 2026 ini dapat meningkatkan score SINTA untuk dosen dan universitas. Target kami score SINTA 1000-1500,” jelas Malik Ibrahim.

“Harapan kami output dari progam UMJT Bookpreneur 2026 ini dapat meningkatkan score SINTA untuk dosen dan universitas. Target kami score SINTA 1000-1500,” jelas Malik Ibrahim.

Zoom penulisan buku

Program UMJT Bookpremeur 2026  tahap pertama ditandai dengan penyelenggaraan Workshop UMJT Bookpreneur 2026 yang dilakukan secara darling (zoom) dengan menghadirkan pemateri editor Intrans Publishing, Janwan Tarigan, Senin, 7 September 2026.

Workshop diikuti dosen UMJT yang telah mendaftarkan rencana buku yang akan diterbitkan bekerjasama dengan Intrans Publishing. (*)



Leave a Reply