PDMKOTAMADIUN.OR.ID – Sejumlah mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Madiun (UMMAD) mengikuti program pesantren mahasiswa di pondok pesantren Daarut Taubah, Kota Madiun.

Kegiatan kajian keislaman dilakukan mahasiswa baru peserta program pesantren mahasiswa ini setiap pagi hari serta sore hingga malam hari di Ponpes pimpinan KH Suparno tersebut.

Pagi hari

Menurut KH Suparno, kegiatan pagi hari yang dilakukan didalam program pesantren mahasiswa ini adalah sholat Subuh berjamaah, kemudian dilanjutkan taklim (pengajian).

“Isi materi kita selang seling soal akhlak, Aqidah, ibadah. Jadi tiap pagi ada kajian,” ujar KH. Suparno,Sabtu, 25 Oktober 2025.

Sore-malam hari

Kegiatan kajian di sore hingga malam hari cukup banyak dilakukan mahasiswa baru UMMAD peserta program Pesantren Mahasiswa di Daarut Taubah ini.

“Sore hari kita lakukan kajian tafsir, baca Al qur’an.  Malamnya dilakukan taklim (pengajian),” ujar KH Suparno.

Dalam pelaksanaan taklim ini, mahasiswa diajari untuk menjadi pembawa acara (MC), cara berpidato, ataupun cara memberi sambutan.

“Sehingga mereka punya ketrampilan. Supaya saat tejurn di masyarakat, ketika dimintai tolong acara acara tertentu mereka bisa memberi sambutan,” ujar Suparno.

Rencana

Ke depan, tidak hanya mengenai kajian Keislaman saja yang diikuti mahasiswa, tapi juga berkembang dengan mengikuti pemberdayaan skill ekonomi dengan berlatih membuat sablon.

Tujuannya supaya mahasiswa ini menjadi generasi ahli pikir, ahli dzikir dan ahli ikhtiar. Ahli piker mahasiswa memiliki kemampuan sesuai jurusan yang diambil.

“Ahli dzikir di pondok dilatih karakter mental keimanan dan ketakwaan kepada mahasswa,” ujar  KH Suparno.

Sedang ahli Ikhtiar, diharapkan mahasiswa jangan jadi pemalu. Harus bisa bekerja agar bisa mandiri. (**)



Leave a Reply