PDMKOTAMADIUN.OR.ID – Mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Madiun (UMMAD) mengikuti program KIP pondok pesantren (Ponpes) di Ponpes Muhammadiyah PDM Kabupaten Madiun.

Program mahasiswa KIP Ponpes di Ponpes Muhammadiyah PDM Kabupaten Madiun ini diikuti 13 mahasiswa baru UMMAD penerima beasiswa KIP.

Ketua PDM Kabupaten Madiun, Dr. KH. Agus Tricahyo, M.A menyampaikan, kegiatan dalam pondok pesantren dilakukan pada pagi hari dan sore hingga malam hari.

Sejumlah materi pembelajaran diberikan kepada mahasiswa baru UMMAD peserta program KIP Ponpes adalah tahfiz, tahzin, kajian kitab, pengajian dan sholat berjamaah.

Di pagi hari dilakukan sholat subuh berjamaah, kemudian dilanjutkan melakukan kajian kitab

“Agenda bagi santri di pagi hari lebih banyak mengkaji kitab ya, langsung saya sendiri yang mengasuh,” ujar Agus.

Kitab yang diajarkan kepada para santri mengenai kitab taisirul kholag berisi penataan akhlak bagi para santri mengenai pentingnya sikap jujur, amanah, menghormati orang tua serta ta’dzim kepada ustadzah.

Kegiatan sore hari

KH.Agus Tricahyo menerangkan, agi menjelang siang hingga menjelang sore hari, mahasiswa yang mondok di Ponpes Muhammadiyah melaksanakan aktifitas perkuliahan di kampus UMMAD.

Kegiatan pesantren kembali dilakukan menjelang waktu sholat Maghrib hingga sesudah sholat Isya.  Sholat Maghrib berjamaan wajib dilakukan mahasiswa santri.

“Menjelang Maghrib hingga maghrib santri mengikuiti tahsin atau cara membaca dan cara mengajarkan Al quran,” kata KH Agus Tricahyo.

Agus menyampaikan, sesudah sholat maghrib berjamaah dilakukan kajian tafsir, kajian Al Islam dan Kemuhammadiyahan, atau kajian Himpunan  Putusan Tarjih (HPT) Muhammadiyah.

Kajian yang dilakukan ba’da maghrib berselang -seling  dengan beberapa ustadz yang mengampu dengan jadwal-jadwal tertentu.

“Misalnya mengenai tafsir ayat-ayat Al Qur’an, tafsir dari ayat ayat yang akhir mislany surat Al Ikhlas, An-nas dan Al Falaq, dll,” terang KH. Agus Tricahyo. (***)



Leave a Reply