PDMKOTAMADIUN.OR.ID – Mulai Tahun Akademik 2025/2026, Universitas Muhammadiyah Madiun (UMMAD) yang akan berubah menjadi Universitas Muhammadiyah Jawa Timur (UMJT) mengelola lima (5) program studi baru.

Lima prodi baru tersebut adalah Desain Komunikasi Visual (D3), dan Hukum, Psikologi, Manajemen, Sistem Informasi dan PGSD (program sarjana).

Khusus untuk Prodi Psikologi UMMAD, memiliki kekhasan pada pemantapan nilai-nilai keinslaman yang bersyfat universal dengan ciri khas pendidikan Kemuhammadiyahan.

Fokus dari Prodi Psikologi UMMAD adalah mencetak lulusan yang mampu mengembangkan psiologi industry kreatif dengan basis nilai-nilai keislaman.

Profil lulusan

Dosen Prodi Psikologi UMMAD, Aliffatullah Alyu RAJ, S.Psi., M.Psi menyampaikan, untuk menentukan profil lulusan Prodi Psikologi UMMAD, mengacu kepada KKNI (Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesisa serta Keputusan Asosiasi Penyelenggara Pendidikan Tinggi Psikologi Indonesia ((AP2TPI).

“Lulusan Prodi  Psikologi UMMAD diharapkan menjadi sarjana yang mampu menyelesaikan masalah-masalah psikologi industry kreatif dengan pendekatan nilai-nilai keislaman,” ujar Mada, panggilan akrabya.

Profil lulusan program studi sarjana Psikologi UMMAD memiliki karakteristik sesuai KKNI Level 6:

1 Konselor

Profesional yang menguasai penerapan ilmu psikologi dan nilai nilai Ke-Islaman untuk memberikan bimbingan dan nasihat dalam rangka membantu menyelesaikan masalah-masalah UMKM dan komunitasnya.

2. Asisten Psikolog

Ahli yang memahami konsep dan praktik asesmen psikologi/psikodiagnostika serta penggunaan alat ukur psikologi memiliki peran penting dalam mendukung tugas-tugas psikolog.

Seperti administrasi tes psikologi, persiapan tes, penilaian hasil tes, dan analisis hasil tes, baik secara manual maupun dengan bantuan teknologi, dalam proses rekrutmen SDM UMKM dan komunitasnya.

3. Manajer dan Staf manajer sumber daya manusia

Seorang profesional di bidang manajemen sumber daya manusia yang memiliki pemahaman mendalam tentang konsep dasar dan praktik dalam Psikologi Industri dan Organisasi, selain itu mampu mengelola seluruh proses rekrutmen hingga perencanaan karier karyawan dalam UMKM dan komunitasnya.

Selain itu, mereka juga mampu mengembangkan strategi untuk meningkatkan kesejahteraan, hubungan, dan peran karyawan dalam UMKM dan komunitasnya.

Dalam melaksanakan tugas-tugas tersebut, mereka mengintegrasikan nilai-nilai ke-Islaman seperti keadilan, kejujuran, dan kepedulian, sehingga menciptakan lingkungan kerja yang harmonis dan beretika.

4. Asisten Peneliti

Seorang asisten peneliti yang mengemban nilai-nilai keislaman mampu melakukan penelitian sosial dan mendukung tugas-tugas peneliti senior, seperti pengumpulan data, analisis data kuantitatif dan kualitatif, serta penulisan laporan penelitian atau artikel publikasi hasil penelitian.

Ia juga mahir mengembangkan alat ukur psikologis untuk keperluan penelitian, asesmen kebutuhan program pendidikan dan pelatihan, serta evaluasi proses dan hasil kerja di lingkungan UMKM, perusahaan, dan organisasi.

Dengan menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman, ia memastikan bahwa setiap tahap penelitian dilakukan dengan etika, kejujuran, dan integritas, serta berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat dan keadilan sosial, sesuai dengan prinsip-prinsip Islam.

5.Pengelola program pelatihan (jasa)

Seorang pengusaha yang secara khusus merancang, mempersiapkan, dan mengatur program pelatihan baik di dalam maupun di luar ruangan, berperan sebagai penyemangat, pelatih, mentor, atau pengelola program, guna meningkatkan kepribadian, keterampilan, dan kapasitas individu serta kelompok.

Keunggulan nilai Islami dalam pendekatan ini mencakup integrasi nilai-nilai moral dan etika Islam dalam setiap aspek pelatihan, memastikan bahwa proses pembelajaran tidak hanya memperkaya kemampuan profesional, tetapi juga memperkukuh spiritualitas dan keadilan sosial dalam kegiatan bisnis.

6. Pekerja kreatif (produk)

Seorang ahli di industri kreatif yang terampil dalam riset dan pengembangan (R&D), memiliki kemampuan untuk mengubah pengetahuan psikologi menjadi karya-karya kreatif dan inovatif seperti seni, penulisan, desain, mainan edukatif, pengembangan aplikasi komputer, dan pembuatan konten media.



Leave a Reply