- August 19, 2025
- Posted by: Pujoko
- Categories: Berita, Kabar Aum
PDMKOTAMADIUN.OR.ID – Program kuliah dengan sistem Recognisi Pembelajaran Lampau (RPL) yang mulai dijalankan Universitas Muhammadiyah Madiun (UMMAD) yang akan berubah menjadi Universitas Muhammadiyah Jawa Timur (UMJT) tahun ini mendapat respon bagus dari Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) MPKS PDM di Jawa Timur.
Salah satu LKSA yang memberi respon luar biasa adalah LKSA PDM Lamongan. Pengelola RPL UMMAD, Prodi Kesejahteraan Sosial (Kesos) UMMAD mengungkapkan, belasan pengelola LKSA MPKS PDM Lamongan telah mendaftar program kuliah RPL tahun ini.
Kaprodi Kesos UMMAD, Muh.Ni’am, M.Kesos menyampaikan pada pihaknya bersama tim PMB UMMAD hadir dalam kegiatan Rapat Pleno Kerjasama Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) Kabupaten Lamongan yang juga diikuti LKS Muhammadiyah yang dilaksanakan di MIM Lembor, Brondong, Lamongan, Senin, 4 Agustus 2025.
Dalam kesempatan tersebut, pengelola program RPL dan tim PMB UMMAD membuka meja pendaftaran mahasiswa baru UMMAD melalui jalur regular (beasiswa) dan RPL.
Respon anggota LKS Muhammadiyah Lamongan luar biasa dengan bertanya langsung kepada tim PMB UMMAD yang memang secara khusus datang.
“Akhirnya dari pada daftar satu-satu secara perorangan. Mereka menyepakati LKSA Muhamadiyah Lamongan mendaftar berkelompok melalui forum mereka untuk program kuliah RPL,” terang Muh.Ni’am
Muh.Ni’am menyampaikan Jumlah pendaftar program RPL dari LKSA Muhammadiyah Lamongan mencapai belasan pengelola LKSA. Sudah ada komunikasi juga dengan melihat perkembangan ke depan, perkuliahan dilakukan di Lamongan.
“Sangat terbuka kemungkinan kita yang akan datang ke Lamongan untuk memberi kuliah disana,” ujar Muh.Ni’am.
RPL
Muh. Ni’am M.Kessos menyampaikan, melalui penyelenggaraan RPL ini, Prodi Kesos ingin memfasilitasi praktisi sosial untuk belajar lebih dalam tentang pekerjaan sosial dan kesejahteraan sosial serta mendapatkan gelar pendidikan formal sebagai Sarjana Kesejahteraan Sosial.
“Yang memiliki pendidikan formal, non-formal, informal dan/atau pengalaman kerja yang relevan dengan program studi yang dituju,” terang Muh.Ni’am. (***)